50 Dirham Perak Dibagikan di Luwuk, Sulawesi Tengah

490

Sebuah kabar gembira (basyirah) kembali menggema. Kali ini dari belahan Indonesia timur, Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Pekan lalu, 9 April 2017, telah dibagikan 50 Dirham Perak yang merupakan zakat mal. Zakat itu yang terkumpul dari Amirat Indonesia di bawah Amir Zaim Saidi. Keseluruhan 50 Dirham perak itu diserahkan kepada Agus Namalain, yang ditunjuk sebagai amil Zakat untuk wilayah Luwuk dan sekitarnya.

Dalam tiga abad belakangan, baru kali inilah Zakat kembali beredar di kawasan Sulawesi Tengah tersebut secara syar’i. Karena Zakat mal hanya sah tatkala ditunaikan dengan Ayn, bukan Dayn. Selama ini pelaksanaan rukun Zakat masih banyak kekeliruan di kalangan umat. Karena Zakat secara sunnah dilakukan dengan Ayn. Sementara jika mengenakan Zakat dengan uang kertas maka dikategorikan sebagai ‘Dayn’. Secara syariat, hal itu tidak memenuhi kaidah fiqih. Karena Zakat dengan Dayn, berarti melaksanakan Zakat tidak menurut Sunnah Rasulullah Shallahuallaihi Wassalam. Terlebih lagi jika Zakat dilakoni dengan byte komputer alias puls elektronik, yang kini diartikan sebagai ‘alat tukar’. Hal itu sama sekali tidak memenuhi kaedah fiqih pelaksanaan Zakat.

Selain itu Zakat juga harus ditunaikan kepada Ulil Amri Minkum. Bukan kepada lembaga swasta bentukan siapa saja. Karena sejak era Rasulullah, Sahabat hingga muslimin di abad 18, Zakat kerap ditarik oleh AMR (pemimpin) muslimin, dan dibagikan kepada mustahik. AMR inilah Ulil Amri Minkum. Bahkan bagi Khalifah Abu Bakar As Shiddiq, secara tegas memerangi siapa saja yang memisahkan antara Zakat dan Sholat. Tercatat ada sekitar 12 perang yang dilakukan Khalifah Abu Bakar as Shiddiq dalam memusuhi secara fisik kabilah yang tidak bersedia menunaikan Zakat kepada AMR. Di era kini rukun zakat harus dikembalikan secara syar’i. Wujud berzakat dengan Dinar Dirham adalah salah satu unsur syar’i yang harus dipenuhi. Kemudian berzakat kepada Ulil Amri Minkum yang syar’i juga kriteria yang wajib dipenuhi. Inilah upaya pengembalian rukun zakat ditengah-tengah kaum muslimin. Insha Allah.