Distro Eddelweiz dan Coffee Corner di Banggai Terima Dirham

521

Muamalat di kota Luwuk, Kabupaten Banggai menggeliat. nMasyarakat Luwuk yang selama ini hanya baru mendengar-dengar saja tentang berjual beli dengan Dirham perak, sekarang telah benar-benar ikut merasakannya.

Ini diawalioleh dua pengusaha setempat, Sidi AGil pemilik Distro Eddelwiez dan Sidi Muhammad AGus pengelola dan pemilik Kedai Kopi, Caffee Corner.  Keduanya di tengah Kota luwuk.

Adapan para pembalinya adalah rombongand ari Jakarta, Sidi Irawan Santoso Siddiq, Sidi catur Panggih dan Sidi Mizar Neta.  Mereka berbelanja di distro EDWZ (Edelweiz) milik Sidi Agil di kota Luwuk, Sulawesi Tengah.

“Dua Dirham perak ditukar dengan kaos khas bertuliskan Kota Luwuk. Muamalah mulai terus berjalan di kota Luwuk, Sulawesi Tengah. Insha Allah,” ujar Sidi Irawan.

Rombongan juga mampir di Cafe Simpang Lima, Luwuk, Sulawesi Tengah. Mereka membeli tujuh gelas esd kacang seharga 1 Dirham.

Sekurangnya dua tempat usaha inilah telajh menjadi pelopor, pembawa obor penerang, tentang sunnah dalam muamalah bagi masyarakat Luwuk yang selama ini baru mendengar-ndengar saja tentang muamalah dengan dinar dan dirham.

Selanjutnya misi dakwah akan dlengkapi dengan perbincangan dan pengajaran pentingnya menegakkan amar dan muamalah di kalangan umat Islam. Menyatukan haqeqat dan syareat. Melengkapkan pengajaran tentang Islam, Iman dan Ihsan.

Semoga ini menjadi awal kembalinya Amr, muamalah, dan Sultaniyya di bumi Luwuk. Insha Allah.