RM EMFA dan Angkringanku, Tempat Berkumpulnya Aktivis Jogya

181

Pak Angkasa Syahrudin dan istrinya Bu Isnaini binti Achmad termasuk pasangan yang sangat dikenal dan akrab dengan para aktivis di Kota Gudeg, Yogyakarta. Mereka berdua luas bergaul dengan mereka yang peduli dengan masalah sosial. Kontribusi mereka bukan saja turut aktif dalam berbagai diskusi maupun kegiatan praktis lainnya, tapi acap menjadi tuan rumah bagi acara-acara para aktivis tersebut.

Demikianlah, Rumah Makan EMFA, yang mereka kelola sebagai usaha keluarga pun menjadi ajang kumpul para aktivis di Jogya. Tempatnya yang cukup  luas, ditata sangat asri dan apik, menjadikan para aktivis betah di sana. Apalagi dengan menu makanan khas yang terkenal lezat, yakni Sop Iga, dan minuman Wedang Uwuh khas Jogya.

Letaknya di Jl Parang Tritis KM 4,3 no 10. Lahan parkirnya juga cukup luas, dan mudah dicapai, karena letaknya di jalan besar terkenal.

Sebelum kini juga diperluas dengan menu Angkringanku, di sebelah RM EMFA terdapat sebuah ruang pertemuan yang dapat menampung sampai 40 orang. Di  sinilah berbagai kegiatan seminar dan diskusi acap dilakukan. Sekarang ruangan ini menjadi Kedai Angkringanku yang menyajikan berbagai sajian khas Jogya. Harganya pun murah, mulai dari Rp 3000.

Nah, di RM EMFA ini kita juga bisa bertransaksi dengan Dinar emas dan Dirham perak. Keduanya berlaku. Bahkan di sana juga ada Wakala Saman, tempat penukaran rupiah menjadi dinar emas dan dirham perak, bagi yang belum memliki kedua koin ini.