Segera Diperluas Lahan Untuk Masjid Sultan Bintan

662

Pendirian masjid Sultan Huzrin Hood terus dilakukan. Langkah awal berupa pembelian lahan seluas 2500 meter persegi di kawasan Toapaya, Bintan, Kepualauan Riau telah dilaksanakan. Rencananya diperlukan perluasan lahan untuk pembangunan masjid dan imaret itu menjadi sekitar 3500 meter persegi lagi. Lahan ini tersedia persis di sebelah kanan dan kiri lahan yang telah dibeli.

Harga tanah di sekitar wilayah itu berkisar Rp 300.000 per meter persegi. Dalam hitungan rupiah, diperlukan dana sekitar Rp 1,05 Miliar. Penggalangan dana ini ditargetkan akan dikumpulkan dalam waktu enam bulan ke depan.

Selain itu, untuk mendukung menuju arah pembangunan masjid dan imaret itu, akan didatangkan desainer dari Inggris, Haji Abdal Halim Orr, yang insha Allah akan datang dalam beberapa bulan ke depan. Beliau akan menyiapkan desain masjid dan imaret yang ditargetkan akan menjadi ciri khasi masyarakat muslim Melayu Bintan.

Masjid dan Imaret ini sangat diperlukan di jaman ini. Karena menjadi percontohan bagi perkembangan sultaniyya saat ini. Memang selain masjid, yang fungsinya akan dikembalikan sebagai sentral kegiatan para muslimin, tak hanya sebagai tempat ibadah belaka. Imaret juga menjadi sangat penting. Karena disanalah kegiatan berbasis wakaf akan kembali diterapkan. Seperti dapur umum, penginapan, perpustakaan, dan segala bentuk kegiatan lainnya yang berbasis wakaf, rencananya akan terbangun dalam imaret itu. Bisa dibilang, masjid ini akan mengawali kembalinya model berbasis wakaf di abad ini. Model imaret terakhir dikembangkan oleh Kesultanan Utsmaniyah (kini Turki dan sekitarnya), yang merujuk pada bentuk Amal Madinah seperti yang dicontohkan Rasulullah Shallahuallaihi Wassalam.

Karena itu, inilah kesempatan bagi kita bersama untuk membangun masjid dan imaret ini. Bagi kaum muslimin dan masyarakat yang berniat untuk menyumbang, bersedekaf atau wakaf demi membantu urusan ini, bisa menyalurkannya lewat Yayasan Bintan Darul Masyhur dengan nomor rekening 7085504333 Bank Syariah Mandiri Cabang Tanjung Pinang. Selain itu juga bisa disalurkan ke Baitul Mal Nusantara dengan nomor rekening 067 008 4439 atas nama Amal Nusantara. Jika berbentuk Dinar emas atau Dirham perak, bisa disalurkan ke Baitul Mal Kesultanan Bintan Darul Masyhur, Jl. Raja Haji Fisabilillah No. 55, Tanjung Pinang, Bintan, Kepulauan Riau.

Rasulullah Shallahuallaihi Wassalam bersabda: siapa yang membangun masjid karena Allah walaupun hanya selubang tempat burung bertelur atau lebih kecil, maka Allah bangunkan baginya (rumah) seperti itu pula di surga.” (HR Ibnu Majah).