Tradisi Wirid di Kemangkunegerian Tanjung Pura

417

Kamis sore adalah harinya para fuqara. Itulah yang terjadi di Balai Mangku Negeri Tanjung Pura. Karena saban Kamis sore itulah wirid rutin digelar. Dhikir mengagungkan asma Allah bertalu-talu dari Zawiyya Mangku Negeri.

Kamis pekan ini rutinitas itu tetap dilakoni. Sesosok fuqara dari jauh, tampak hadir ditengah-tengah. Dialah sidi Shafiek Khan, fuqara asal Cape Town, Afrika Selatan. Sidi Shafiek sengaja mengunjungi Mangku Negeri Tanjung Pura. Ini bagian dari lawatannya selama di Indonesia. Kamis sore itu pun dia bergabung bersama para fuqara di sana.

Wirid dipimpin Wazir Yasyir Ansyari. Ala Ya Latifu Ya Latifu pun mengalun bertalu-talu dari mulut para fuqara yang berupaya membersihkan hati. Di sanalah wirid dari Shaykh Muhammad Ibn Al Habib ikut dikumandangkan. Para fuqara mengikuti tariqah Qadiriyah Shadziliyah Dharqawiyah yang kini mursyidnya ialah Shaykh Mortada Elbomoshouli di Kellat Mgouna, Maroko. Para fuqara Tanjung Pura bisa dibilang kaum paling timur yang menggemakan wirid ini.